Friday, 19 June 2015

Waspadai... Penyakit Yang Biasa Menyerang di Saat Puasa

Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah... Dalam menjalankan puasa, tubuh kita sering kali mendapatkan banyak gangguan dan halangan, baik karena lingkungan sekitar maupun karena ketidaksiapan tubuh kita dengan berbagai kegiatan selama berpuasa yang mempengaruhi kondisi kesehatan. Apa sajakah gangguan yang sering menimpa tubuh kita pada saat puasa?


SARIAWAN

Sariawan biasanya timbul akibat kulit dalam rongga mulut yang tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas dan pedas, kekurangan vitamin C, kekurangan zat besi, kebersihan mulut yang tidak terjaga, hingga adanya kelainan saluran pencernaan. Namun pada saat kita puasa, sariawan terjadi biasanya karena tubuh kekurangan vitamin C. Untuk itulah, mengonsumsi vitamin C yang cukup saat berbuka dan sahur merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah dan mengobati sariawan.


MAAG

Sakit maag adalah gangguan yang juga sering hadir mengisi waktu puasa. Penyebabnya sederhana, yaitu karena lambung kaget dan belum terbiasa dengan pola makan yang berubah drastis. Alhasil, perut perih melilit dan juga kembung. Untuk menyikapi penyakit yang satu ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya saja menjaga pola makan dan asupan makanan Tak hanya itu, mengonsumsi obat maag sesudah berbuka dan sesudah sahur juga mampu mengurangi risiko munculnya penyakit maag


ANEMIA

Anemia muncul tentu saja karena tubuh kekurangan banyak zat selama berpuasa. Gejala yang muncul biasanya adalah keringat yang berlebihan, tubuh lemas, letih, lesu, tidak bertenaga, pucat, serta pusing saat bangun dari posisi duduk. Untuk menyikapi kondisi tekanan darah rendah dan juga kurang darah (anemia) saat berpuasa, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya saja adalah; mengonsumsi makanan penambah tekanan darah seperti sayur-sayuran hijau dan hati


SAKIT KEPALA

Sakit kepala juga sering menyerang saat kita berpuasa. Penyebabnya bisa macam-macam, misalnya saja karena merokok dan minum kopi di siang hari; pekerjaan yang menuntut banyak tenaga; serta menahan rasa kantuk dan juga kurang tidur. Sakit kepala ini bisa semakin parah jika dibarengi dengan penyakit tekanan darah rendah.
Untuk gangguan sakit kepala saat puasa, berhentilah mengonsumsi kopi dan rokok selama puasa. Tak hanya itu, pengaturan pola tidur juga akan sangat membantu.


GULA DARAH RENDAH

Saat berpuasa, kadar gula dalam darah kita akan rendah. Pada saat itu biasanya muncul gejala lesu, pusing, lelah, susah berkonsentrasi, berkeringat, dan sakit kepala. Ini tentu terkait dengan adanya hormon, adrenalin yang segera bekerja mengubah glukosa darah (gula darah) menjadi glikogen (gula otot).
Untuk mengantisipasi naik-turunnya kadar gula darah yang drastis saat berpuasa dan berbuka, dianjurkan untuk menyantap makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks saat berbuka dan sahur. Hal ini tentu saja karera karbohidrat kompleks tidak akan langsung dicerna tubuh menjadi gula. Untuk yang diabetes sebaiknya dilakukan konsultasi dengan dokter yang berwenang.



BATU GINJAL

Jika tidak mendapat asupan air yang cukup, apalagi jika ditambah dengan konsumsi makanan berkalsium tinggi, bukan tidak mungkin, di saluran kencing bisa terbentuk batu ginjal. Dan ini tentu sangat berbahaya.

Untuk mengantisipasinya, minumlah air yang banyak saat berbuka dan sahur. Delapan gelas sehari bisa tetap menjadi patokan. Misalnya saja 5 gelas saat berbuka dan 3 gelas saat sahur.

Tentang Last Media

Unknown

Penulis & Editor

Last Media Network adalah laman berbagi, berisi berita informasi dan hiburan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi orang banyak.

0 komentar:

Post a Comment


iklan

 

Copyright © Last Media. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com