Wednesday, 1 July 2015

manusia ternyata bisa beradaptasi dengan polusi

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQRHkcVX1g4Ond0OjRaBTGWvzbfmfPAiSOp16hLBu6N41DvWQ9f


Polusi pada lingkungan setiap tahunnya memang selalu meningkat. Tidak hanya udara saja, tanah dan area perairan juga tidak tercemar baik karena aktivitas alam atau kegiatan industri. Meskipun begitu, kamu tidak perlu khawatir persoalan ini.

Sebuah riset dari Karolinska Institute dan Uppsala University, Swedia telah mengidentifikasi sebuah gen pada tubuh manusia yang bisa beradaptasi dengan pencemaran, seperti dikutip dari China Daily, Selasa (23/6). Temuan ini merupakan riset yang pertama kali tentang bagaimana metabolisme tubuh bisa beradaptasi dengan lingkungan yang tercemar.

Studi ini dilakukan di Argentina bagian utara terhadap suku asli Andes. Yang menjadi fokus pada riset ini adalah bagaimana penduduk setempat mampu bertahan dengan arsenik. Arsenik merupakan unsur kimia yang dihasilkan dari dalam bumi. Kandungan ini bisa masuk ke dalam air dan juga makanan. Jika terlalu banyak, arsenik bisa berbahaya.

Penduduk suku Andes sudah mengonsumsi air yang terkena arsenik ribuan tahun. Meskipun begitu mereka tidak mengalami gangguan akibat arsenik. Fenomena inilah yang membuat para peneliti melirik untuk mengkajinya.

Dalam temuannya, Karin Broberg, sang peneliti mengatakan bahwa kondisi tubuh penduduk setempat sangat toleran dengan polusi lingkungan khususnya arsenik. Karin juga beranggapan bahwa bisa jadi banyak zat-zat polutan yang bisa oleh ditolerir oleh tubuh manusia.

Itulah kenapa studi ini juga mendorong inovasi penelitian lain untuk meneliti varian gen yang bisa beradaptasi dengan polusi.

Tentang Last Media

Unknown

Penulis & Editor

Last Media Network adalah laman berbagi, berisi berita informasi dan hiburan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi orang banyak.

0 komentar:

Post a Comment


iklan

 

Copyright © Last Media. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com